Jumat, 21 Agustus 2015

ABOUT



6.      Gerbang Yang Tak Mungkin Terbuka Kembali

Aku paham dengan kebisuan darimu
Nampaknya kamu masih mengaharapkan dirinya untuk singgah kembali
Mungkin, namaku sudah tercoreng dihatimu
Atau mungkin sudah lenyap
Jika boleh aku ibaratkan, ini semua seperti ..
Gerbang Yang Tak Mungkin Terbuka Kembali

ABOUT



5.      Maaf, Aku Begitu Lancang Terhadapmu

Semua terasa sama, tidak ada yang berubah sedikitpun
Kamu menyukai warna biru dengan memiliki arti yang begitu bagus
Kamu menyukai angka 6, entah kenapa kamu menyukaiinya aku pun tak diberi tau
Benar benar tidak ada yang berubah
Kebersamaan semu ini tidak cukup untuk disini !
Aku ingin lebih untukmu
Aku berusaha meredamkan imajinasi dan hatiku untuk diselaraskan
Hingga akhirnya, aku mampu meredamkan itu semua
“maukah kamu kembali kepadaku ? melengkapi bagian part yang telah lama kita buat dulunya “ tanyaku
2 menit,3 menit, hingga 5 menit telah berlalu aku masih menunggu jawaban darimu
“oke , kalau kamu tidak bisa menjawabnya, jika kelak, aku berhasil. Insyaalah kamu akan aku jemput kembali”
“maaf, aku begitu lancang terhadapmu”

ABOUT



4.      I’m Here For You

Butuh waktu lama, untuk memberanikan diri menyapamu kembali
Aku berusaha keras, agar aku tak mendapatkan julukan “pecundang”
Aku benci kata itu, tapi aku begitu canggung di berada disisimu
Kita kembali bertemu dalam obrolan lewat dunia maya,
Aku lupa, tepat bulan juni lalu kamu merayakan ulang tahun
Sungguh aku lupa ..
Aku menyukai kebersamaan semu ini
Bagaimana bisa dikatakan semu ?
Kita ngobrol banyak hal, namun hanya melalui dunia maya
Hingga akhirnya kita lupa dengan tujuan kita
Hai .. I’m Here For (You)

ABOUT



3.      Kita sama , Namun Kita beda

Aku senang mendengar kabar bahagia
Ketika namamu berada dalam satu ruangan  denganku
Tidak ada jarak yang menghalangi, aku bisa leluasa melihat dirimu setiap saatnya
Mungkin ini, skenario yang aku favortikan !
Bagaimana dengan dirimu ?
Hingga akhirnya, kabar bahagia datang kembali
Aku ditunjuk sebagai pemimpin kelas
Sedangkan kamu menjadi sekeretaris kelas
Mungkin itu semua hanya kebetulan
Hei .., tidak ada yang kebetulan, tuhan telah menyusunnya sedemikian rupa
Kamu tak perlu tau tentang skenarionya
Kita sama , namun kita beda
Kata itulah yang tepat untuk saat ini
Kita berada diruangan yang sama.
Namun, kita memiliki perbedaan
Apa kamu mengetahuinya ?
Kamu menyukai pelajaran ipa dan bahasa inggris
Sedangkan aku menyukai pelajaran ips
Setiap harinya kamu mengetahui banyak tentang rumus dan bahasa  asing yang kamu kuasai
Sedangkan aku mengetahui banyak tentang sejarah “kita”
Ralat. Bukan sejarah kita melainkan sejarah yang pernah terjadi  didunia ini.
Aku begitu bodoh dalam penguasaan bahasa asing, yang aku ingat hanya kata
I LOVE YOU

ABOUT



2.      Aku Cuman Rindu ! Itu Saja

Aku ingat betul, terakhir kamu tersenyum kepadaku
Tepat diacara perpisahan sekolah kala itu
Kamu menyunggikan senyuman itu untukku
Manis.., sangat manis
Mungkin itu ciri khas darimu yang aku tau
Tepat diacara itu pula kamu terlihat sangat cantik !
Maaf, aku terlalu berlebihan menilaimu
Tapi itulah penilaian dariku, tidak ada yang aku kurangkan
Saat itu, kebaya yang kamu gunakan begitu indah
Tak lupa dengan pashmina yang kamu gunakan terlihat selaras, mungkin saat itu kamu menyukainya
Tak ketinggalan dengan tas yang selalu setia berada dipunggungmu, tas orange dengan bertuliskan Namamu melengkapi semuanya
Aku tau betul..
Kemudian, aku memberanikan diri untuk ngobrol sekedar basa basi
Sekaligus mencuri curi waktu bersamamu
“selamat yah, kamu juara 2 umum dengan nilai terbaik” pujiku
“sama sama”jawabmu yang tak ketinggalan dengan senyuman yang mengembang
Obrolan macam apa !! aku terasa canggung berada didekatmu
Dasar pecundang!! Aku terasa tak mampu membidik panah dengan benar
Oke.. aku salah
Sejak saat itu, kita berpisah
Upss.. ralat, bukan kita. Aku terlalu lancang betul menyelipkan namamu dalam kalimat “KITA”
Maaf ..
Kemudian, aku dan kamu kembali bertemu diacara reuni
Ada yang terasa ganjil yang tak mampu aku diskripsikan.
Kamu datang dengannya
Skenario apa lagi yang kamu buat, aku tak paham.
Hingga membutuhkan beberapa menit untuk mencerna semuanya untukku mengerti
Aku kecewa denganmu !
Entah, siapa yang harus disalahkan ?
Yang pasti aku belum siap betul dengan kebersamaan kalian !!
Jika kamu tak datang dengannya
Aku ingin jujur kepadamu, aku rindu akan dirimu
Rindu dengan senyuman yang tulus dari raut wajahmu
Rindu dengan lirikanmu ketika kamu melintas dikelasku
Bukan kabar dari hubungan kalian!!
Aku cuman rindu !! itu saja