2. Aku
Cuman Rindu ! Itu Saja
Aku
ingat betul, terakhir kamu tersenyum kepadaku
Tepat
diacara perpisahan sekolah kala itu
Kamu
menyunggikan senyuman itu untukku
Manis..,
sangat manis
Mungkin
itu ciri khas darimu yang aku tau
Tepat
diacara itu pula kamu terlihat sangat cantik !
Maaf,
aku terlalu berlebihan menilaimu
Tapi
itulah penilaian dariku, tidak ada yang aku kurangkan
Saat
itu, kebaya yang kamu gunakan begitu indah
Tak
lupa dengan pashmina yang kamu gunakan terlihat selaras, mungkin saat itu kamu
menyukainya
Tak
ketinggalan dengan tas yang selalu setia berada dipunggungmu, tas orange dengan
bertuliskan Namamu melengkapi semuanya
Aku
tau betul..
Kemudian,
aku memberanikan diri untuk ngobrol sekedar basa basi
Sekaligus
mencuri curi waktu bersamamu
“selamat
yah, kamu juara 2 umum dengan nilai terbaik” pujiku
“sama
sama”jawabmu yang tak ketinggalan dengan senyuman yang mengembang
Obrolan
macam apa !! aku terasa canggung berada didekatmu
Dasar
pecundang!! Aku terasa tak mampu membidik panah dengan benar
Oke..
aku salah
Sejak
saat itu, kita berpisah
Upss..
ralat, bukan kita. Aku terlalu lancang betul menyelipkan namamu dalam kalimat “KITA”
Maaf
..
Kemudian,
aku dan kamu kembali bertemu diacara reuni
Ada
yang terasa ganjil yang tak mampu aku diskripsikan.
Kamu
datang dengannya
Skenario
apa lagi yang kamu buat, aku tak paham.
Hingga
membutuhkan beberapa menit untuk mencerna semuanya untukku mengerti
Aku
kecewa denganmu !
Entah,
siapa yang harus disalahkan ?
Yang
pasti aku belum siap betul dengan kebersamaan kalian !!
Jika
kamu tak datang dengannya
Aku
ingin jujur kepadamu, aku rindu akan dirimu
Rindu
dengan senyuman yang tulus dari raut wajahmu
Rindu
dengan lirikanmu ketika kamu melintas dikelasku
Bukan
kabar dari hubungan kalian!!
Aku
cuman rindu !! itu saja