Selasa, 01 Februari 2022

Personal Keuangan (Personal Finance)

 A. Permasalahan Keuangan

  1. Kesalahan dalam mengelola keuangan
  2. Kesalahan dalam penggunaan kartu kredit


B. Literasi Keuangan

Literasi keuangan adalah mencakup kemampuan untuk membedakan pilihan keuangan, mambahas uang dan masalah keuangan tanpa ketidaknyamanan, merencanakan masa depan, dan menanggapi kompeten untuk peristiwa kehidupan yang mempengaruhi keputusan keuangan sehari-hari, termasuk peristiwa di ekonomi secara umum. 

Literasi keuangan dibagi menjadi empat aspek yang terdiri dari pengetahuan keuangan dasar (basic financial knowledge), simpanan dan pinjaman (saving and borrowing), proteksi (insurance), dan investasi. Dalam hal keuangan, kecerdasan finansial ini meliputi 4 aspek yaitu bagaimana mendapatkan uang, bagaimana mengelola uang, bagaimana menyimpan uang dan bagaimana menggunakan uang.

1. Bagaimana kita MENDAPATKAN uang :

Manusia memiliki beberapa sumber pemasukan untuk memenuhui segala kebutuhan hidupnya diantara lain:
  1. Hasil dari Kerja/Gaji (Earned Income) : Karyawan, Dokter, Guru, dan profesi lainnya.
  2. Hasil dari Jualan (Profit Income) : Reseller, Dagang makanan
  3. Hasil dari Karya (Royalti Income) : Buku, Film, Seni, Inovasi yang dipatenkan
Sumber pemasukan ini butuh keahlian dan ide untuk mendapatkannya. Terdapat empat contoh lagi sumber pemasukan diantaranya:
  1. Hasil dari Simpanan (Interest Income) : Deposito, Tabungan di Bank, Cash, P2 Lending
  2. Hasil dari Aset yang beroperasi (Cashflow Income) : Rumah, Kontrakan, Frenchise, Penyewaan kendaraan dll
  3. Hasil dari Kenaikan Aset (Capital Gain) : Penjualan Saham, Tanah, Rumah
  4. Hasil dari Keuntungan Perushaan (Dividend Income) : Dividen saham, Dividen bisnis
Sumber pemasukan ini membutuhkan pengalaman dan modal yang cukup. Sedangkan menurut Pasar Modal Syariah terdapat 3 jenis pendapatan yang harus dimiliki oleh setiap orang diantaranya :
  • Aktif : Gaji dan Laba dari bisnis
  • Portofolio : Dividen, Capital Gain dan Kupon Obligasi
  • Pasif : Sewa Properti, Royalti, Franchise, Adsense, Kelas Online dan Rental kendaraan

2. Bagaimana kita MENGELOLA uang : 

Aktris sekaligus Komedian Raditya Dika dalam channel youtubenya, ia berbagi pengalaman dan ilmu berkaitan 15 cara mengelola uang ala Raditya Dika. adapun 15 cara mengelola uang saya rangkum diantaranya:
  1. Belilah barang untuk diri sendiri. Maksud dari pernyataan ini ialah, terkadang kita terlalu royal membeli barang untuk membuat orang lain menghargai kita.
  2. Banyak penghasilan bukan berarti banyak pengeluaran. Raditya Dika mengatakan bahwa, banyak penghasilan lebih baik mengalokasikan untuk investasi bukan dihabiskan begitu saja.
  3. Keluarkan uang untuk membeli pengalaman bukan membeli barang. Dalam hal ini, kita bisa mengalokasikan dana untuk mengikuti seminar, kursus ataupun lain sebagainya. Bukan malah membeli barang yang terlebih barang tersebut terdepresiasi (mengalami penurunan setiap tahunnya) misalnya : Kendaraan, Teknologi
  4. Meningkatkan uang masuk dan menekan uang keluar. Gunakan alokasi pengeluaran seperti : Kebutuhan (40 %), Investasi (30 %), Tagihan (20 %) dan Sedekah (10 %).
  5. Waktu adalah teman terbaik untuk berinvestasi. Raditya Dika juga mengajarkan kita untuk pentingnya berinvestasi yang bisa kita lakukan seperti: Reksadana, Saham, Obligasi, Deposito, P2 Lending, Emas Batangan dan Instrumen investasi lainnya.
  6. Pelajari instrumen berinvestasi
  7. Fokus ke penghasilan. Saya sudah menyebutkan beberapa sumber penghasilan yang bisa kita tingkatkan. Silahkan tingkatkan penghasilan kita untuk menambah atau membeli aset kita.
  8. Memiliki budget manajemen. Dalam kehidupan sehari hari saya membuat post manajemen di spreedshet yang bisa saya pantau kapanpun dan dimanapun. dalam kehidupan sehari-hari saya juga dibantu oleh aplikasi yang bernama catatan keuangan. Jadi aplikasi tersebut memudahkan saya untuk memantau arus kas keuangan pribadi saya setiap harinya.
  9. Memilik prinsip jangan berhutang.  Raditya Dika mengajarkan kita menghindari hutang. Berbicara hutang, hutang terdiri dari 2 jenis : Hutang Konsumtif dan Hutang Produktif. Pertama, hutang konsumtif ialah hutang yang tidak bisa menaikan pendapatan kita. Contohnya adalah, belanja barang mewah, kendaraan, makan makanan di restoran ternama.  Kedua, hutang produktif ialah hutang yang mampu menaikan pendapatan kita. Contohnya adalah hutang dalam berbisnis membeli barang dagangan, ekspansi dagang dll.
  10. Membeli barang pikirkan "Cost Per Use"
  11. Usahakan membeli barang sendirian. Terkadang, ketika kita berbelanja dengan orang lain (Keluarga atau Teman) akan menambah pengeluaran kita.
  12. Usahakan membeli barang dengan cash.
  13. Membayar pajak dan donasi. 
  14. Temukan PASANGAN yang PERILAKUNYA SEHAT TENTANG UANG. Terkadang pasangan kita (pacar) akan menambah LIABILITAS bukan menambah ASET kita.
  15. Hubungan uang adalah kebiasaan kita.
Itulah 15 cara MENGELOLA uang ala Raditya Dika. Jika kalian memiliki ide selain dari hal di atas, silahkan tambahkan di kolom komentar ya. Oh..iya, prinsip ke 15 ini sesuai dengan bukunya Morgan Housle tentang Psyhcology of Money yang pernah saya baca. 

"Mengelola uang dengan baik tidak ada hubungannya dengan KECERDASAN anda dan lebih banyak berhubungan dengan PERILAKU anda". 

Selain itu juga, Morgan menjelaskan perbedaan antara RICH dengan WEALTH. Jika kita perhatikan kedua kata ini memiliki arti yang sama tapi berbeda makna. RICH adalah kekayaan yang terlihat misalnya, jika kita memiliki uang 1 Miliyar kita akan menghabiskan secepat mungkin itu artinya kita ingin terlihat kaya. Berbeda dengan wealth, WEALTH adalah kekayaan yang tidak terlihat misalnya Aset kita yang bertumbuh walaupun penampilan kita sederhana.

3. Bagaimana kita MENYIMPAN uang :

Kita bisa MENYIMPAN uang kita dalam berbagai bentuk instrumen seperti : Tabungan, Deposito, Emas, Reksadana, Saham, P2 Lending dan berbagai instrumen saham lainnya. 

4. Bagaiman kita MENGGUNAKAN uang : 

Kita bisa menggunakan uang dengan bijak berdasarkan urutannya yaitu,
  1. Kebutuhan : Sandang, Pangan dan Papan
  2. Kewajiban : Tagihan Listrik, Wifi, Hutang
  3. Investasi : Reksadana, Emas, Saham, Obligasi dll
  4. Keinginan

C. Kesimpulan 

Dengan memahami dan melaksanakan manajemen keuangan pribadi, maka kita telah mengetahui tujuan tertinggi dan bagaimana mencapainya. Pengelolaan keuangan pribadi sangat membantu untuk menjalani aktivitas secara terencana secara finansial. 

Pentingnya literasi keuangan bagi individu bukan sekedar sebagai ilmu pengetahuan ataupun teori saja, tetapi diharapkan dapat membuat individu lebih bijaksana dan pandai dalam mengelola aset yang dimilikinya sehingga dapat memberikan timbal- balik yang bermanfaat dalam menyokong keuangan individu baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

"KEBEBASAN KEUANGAN HANYA BISA DIRAIH APABILA KAMU MEMILIKI EDUKASI KEUANGAN YANG BAIK. KAMU HARUS TAHU BAGAIMANA CARA UANG BEKERJA DAN MEMBUATNYA BEKERJA UNTUK KAMU.

Catatan : Di bawah ini adalah applikasi  "Catatan Keuangan" dan cara saya mengapplikasikan keuangan pribadi saya. Semoga bermanfaat






        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar