Minggu, 13 September 2015

Aku Mundur

Aku mundur..
Untuk sementara waktu.

Aku mundur ..
Ketika waktu tak lagi  bersahabat denganku.

Aku mundur..
Disaat malam selalu menggangguku.

Aku mundur..
Disaat aku (masih) mencintaimu.

Aku tak pantas diselipkan kembali
Dibagian part yang telah lama hilang.

Aku tak pantas mendapatkan ucapan yang membuat hariku bersemangat.

Aku tak pantas mendapatkan itu semua darimu.

Perihal, tentang janji itu.
Aku berharap kamu bisa melupakannya
Akan ada waktu untukmu dimengerti.

Maaf, aku begitu jahat dalam hal ini.

Bukan. Bukan karena aku tak lagi mencintaimu..
Bukan karena ada orang yang ketiga yang menghalangi jalan kita.

Tunggu, sejak kapan aku menyelipkan namamu dalan kalimat "kita" setelah sekian lama kita berpisah.

Membawamu lebih jauh kedalam mimpiku saja,
Aku sudah merasa bahagia..

Bagaimana aku mampu menggenggam tanganmu kembali.

Mendengarkan jeritan hatimu ketika kamu menceritakan semua impianmu.

Argghh.. ekspetasiku terlalu berlebihan

Maafkan aku..

Aku mundur memperjuangkanmu..
Bukan karena aku lelaki "pecundang" yang tak mampu memperjuangkan sesuatu.

Melainkan ada hal lain yang tak bisa aku diskripsikan untuk saat ini.

Bagaimana bisa aku dan kamu berubah kembali menjadi "Kita", saat kamu masih menyisahkan ruang untuk (DIA)

Maaf ,
Aku mundur..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar