Minggu, 26 Juni 2016

June

*Potongan :1

Selalu ada yang datang dan pergi. Selalu ada yang terluka dan tertawa. Kenapa ada pilihan dalam hidup ini ? Sebab, ada yang layak untuk diperjuangkan dan dipertahankan. Ada yang harus ditinggalkan dan dilupakan.

Jika pada dasarnya, kamu kembali lagi cuman hanya melukai. Pantaskah, aku memperjuangkan dan mempertahankan kamu kembali ?. Tidak sepantasnya bukan. Nyatanya aku begitu bodoh dalam hal ini.

Seharusnya aku tau, dihatimu sudah tidak ada lagi nama aku disana. Bahkan, aku tau kamu masih menyelipkan nama dia dan berharap saja dia kembali lagi menjemputmu. kamu tidak ada rasa yang sama sepertiku.

Tapi, sudahlah..
Sesaat lagi juga, aku sudah bisa melupakanmu. Ini hanya masalah ingatan yang melintas diotak. Maaf, aku menghadirkanmu kembali lagi di sini. Ditempat aku selalu mencurahkan segala ke Aku-anku

Kamu berhak menyalahkanku, kenapa selalu kamu yang aku masukkan dalam tokoh ini. Tapi, aku hanya ingin. Esok, saat kamu menemukan sosok yang hebat dari aku. Pertahankan dia, jangan kamu sia-siakan seperi aku.

Jika kamu masih kekeh mencari sosok ksatria yang bisa membuat selalu bahagia. Tinggalah dalam dongeng. pada dasarnya, Tidak ada yang sempurna dalam hal mencintai dan dicintai. Semua memiliki gaya dan ciri khas sendiri. Terimalah dia segala keterbatasannya. Jangan kamu banding-bandingkan dengan yang lain.

Aku ? Kamu tidak perlu mengkhawatirkan aku saat ini. Aku berharap saja, semoga saja tidak ada semesta yang iseng membuat pertemuan tidak terduga suatu hari nanti. Teruslah berjalan semakin menjauh, hingga bayangmu tak terlihat kembali.

Ada fase yang harus kupelajari lebih dalam lagi dari sekedar memperjuangkanmu dan mempertahankanmu.

Saat kamu mencintai seseorang dan berharap dia juga memiliki harapan  yang sama. Namun,  nyatanya dia tidak butuh kamu. Harapannya bukan kamu. Maka, belajarlah menerima kemalanganmu. dia ditakdirkan hanya untuk kamu sukai. Bukan, kamu miliki sepenuhnya.

(Juni,2016)

***

*Potongan : 2

Katamu : katamu, kamu tidak bisa melupakanku. Walaupun, berkali-kali kamu berusaha melupakanku dengan mencoba menggandeng orang lain. Termasuk sahabat aku sendiri.

Katamu : katamu,  aku orang yang berbeda dari mantan mantanmu. Aku punya cara sendiri untuk membuatmu tersenyum dengan caraku. Walaupun, kamu selalu mengatakan aku "ANEH" Melakukan hal semacam itu.

Katamu : katamu, kamu selalu menjadi stalker. Mencari seluruh aktifitasku. Termasuk, kamu selalu membuka dan membaca bloggku.

Katamu : katamu, semuanya bisa diperbaiki. Masa lalu yang membuat kita berakhir begitu saja. Dengan mudahnya kamu bilang bisa diperbaiki. Walaupun, akhirnya aku tau. Aku yang selalu terluka setiap endingnya.

Katamu : katamu, kata-katamu itu sudah membuatku paham maksud kedatanganmu kembali. Kamu memang bersedia kembali hanya untuk meninggalkan bercak merah di jalanku. Bukan, untuk memperbaiki semuanya dan membuat komitmen yang lebih dari sekedar sepasang kekasih.

Kataku : aku hanya ingin mengatakan satu kata untuk semua perkataanmu "BULLSHIT"

(Juni,2016)

***

*Potongan : 3

Apa yang kamu cari dariku ?

Bukankah, kamu dahulu sudah bahagia bersama orang lain ? Orang lain yang aku tau ialah sahabat aku sendiri. Lalu, kenapa kamu bersedia memperbaiki semua yang sempat kamu rusak.

Bukankah, begitu banyak yang lebih dibanding aku ?. Kamu bisa mendapatkan siapa saja yang kamu inginkan. Untuk apa kamu masih mengharapkanku. Berharap banyak agar aku memberikanmu sinyal untukku kembali lagi.

Maumu apa ? Puan !

Apakah tidak cukup segala hal yang pernah aku berikan padamu penuh percaya. Kini, langkahku semakin menjauh. Jangan kamu mengejar ataupun mengharapkanku kembali. Buang sesalmu. Simpan airmatamu yang tidak berguna. Lanjutkan keterpisahaan ini pada batas waktu yang tidak ditentukan.

Jika pun, aku masih ada rasa. Secepat mungkin, akan aku bunuh rasa itu. Agar kamu tau, aku tidak main-main dalam hal melupakanmu.

(Juni,2016)

***

*Potongan : 4

Ada saatnya, kita memberikan jeda waktu untuk merenung. Mungkin, merenung adalah salah satu cara terbaik untuk memperbaiki diri. Agar apa yang pernah terjadi, tidak akan terulang kembali. Tidak akan pernah ada luka yang sama.

Walaupun aku paham. Jika kita, berani jatuh cinta. Maka kita harus siap terluka. Itu kemungkinan yang selalu terjadi.

Entah kenapa, setiap kali aku memainkan peran dalam kisah ini. Endingnya selalu saja memilukan. Aku selalu mendapatkan bagian yang tidak mengasyikan. Hingga akhirnya, semesta selalu saja menertawakan kebodohanku melakoni kisah ini.

Jika bagian yang aku inginkan tidak ada. Tidak bisa aku temukan. Bolehkah, aku berhenti memainkan kisah ini ?

(Juni,2016)

***

*Potongan : 5

"Aku sudah mencoba mencintaimu, tapi, aku tidak bisa mencintaimu lagi. Kita berteman saja"

Itu kata terakhirmu, sebelum kamu memvonis untuk mengakhiri hubungan ini. Sekaligus, mencoba memperbaiki masa lalu yang sempat kamu rusak.

Tapi, pada akhirnya. Kamu selalu saja, menjadi "bidadari jahat" dalam hal ini. Aku tidak mengerti maksudmu ?.

Jauh sebelum ini, aku dan temanmu sudah menyiapkan kejutan kecil untukmu. Tapi, kamu mencoba membelokkan skenario ini. Dengan membuat keputusan yang tidak aku duga sebelumnya.

Sebelum kamu mengakhiri semuanya dan menutup lembaran. Ada kata terakhir darimu yang tidak bisa aku tolerir.

"Berdamailah dengan masa lalu"

Apa maksudmu ? Semudah itukah, kamu menyuruhku berdamai dengan masa lalu ?.

Kamu pikir, semudah itukah aku mengakui kekalahanku. Aku tidak akan pernah kalah. Aku tidak akan pernah bisa berdamai dengan masa lalu.

Akan aku tunjukkan, cara mengalahkannya.
Akan aku tunjukkan .. Puan !

Kamu tidak perlu tau, bagaimana aku melakukannya. Sebab, kamu tidak ada hubungannya lagi denganku.

Walaupun, esok semesta mempertukan kita lagi.
Walaupun, takdir menuliskan namamu menjadi pendampingku.

Tidak semudah itu, aku akan menerimamu lagi.
Sebab, aku bukanlah "keledai" yang bisa jatuh dilubang yang sama.

Kamu ingat hal itu !!

Aku bukan "KELEDAI"

Sudah, esok mega akan menyinari semesta. Pergilah kemana yang kamu mau.
Aku sudah bisa tersenyum (lagi) ..

(Juni,2016)

***

*Potongan : 6

Terima kasih .. Puan !
06-06-2016

Aku bantu kamu berkemas yah ..
Esok, mega merajuk kalau kamu masih menetap disini..

Untukmu ..
Untuk menemani perjalananmu ..
Ada lagu untukmu..

Adele - All I Ask

I will leave my heart at the door
I won't say a word
They've all been said before, you know
So why don't we just play pretend
Like we're not scared of what is coming next
Or scared of having nothing left

Look, don't get me wrongI know there is no tomorrow
All I ask is

If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use
Take me by the hand while we do what lovers doIt matters how this ends

Cause what if I never love again?
I don't need your honesty
It's already in your eyes
And I'm sure my eyes, they speak for me
No one knows me like you do
And since you're the only one that matters
Tell me who do I run to?

Look, don't get me wrong
I know there is no tomorrow
All I ask is

If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use
Take me by the hand while we do what lovers doIt matters how this ends
Cause what if I never love again?

Let this be our lesson in love
Let this be the way we remember us
I don't wanna be cruel or vicious
And I ain't asking for forgiveness
All I ask is
 
If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use
Take me by the hand while we do what lovers do
It matters how this ends
Cause what if I never love again?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar